Cidera Kepala Pada Anak, Perlukah Langsung Dilarikan ke RS?

Wecome Sign.Site di Situs Kami!

Sign.Site – Efek atau cedera yang terjadi pada organ mental manusia dapat berdampak pada terganggunya dan/atau perubahan fungsi struktur mental. Cedera kepala mempengaruhi fungsi otak yang tidak normal. Cidera Kepala Pada Anak, Perlukah Langsung Dilarikan ke RS?

Dalam keterangannya, Minggu (16/10/2022), Asri, dokter bedah saraf RS Siloam, dr. Dr. Dr Ronny Setiawan Sp.BS mengatakan, dampak psikologis dokter tergolong ringan, sedang, dan berat.

Dari kategori ini, cedera kepala umumnya terjadi akibat aktivitas tumbuh kembang anak, kecelakaan kerja/kecelakaan lalu lintas pada usia produktif, dan menurunnya kondisi kesehatan orang lanjut usia (lansia). 5 Rekomendasi Menu Sarapan Sehat, Kamu Sudah Pernah Coba?

“Tidak semua benturan yang terjadi pada organ kepala menyebabkan cedera kepala yang serius. Namun harus berhati-hati dan segera ke rumah sakit jika muncul gejala kronis setelah benturan tersebut,” kata dr. Dr. Ronny Setiawan Sp.BS. Ilustrasi anak yang sakit. (Pixabay/harimau11)

Dr Ronnie Setivong mengingatkan bahwa setelah sakit kepala, sebaiknya segera menolong dengan membawa pasien ke rumah sakit jika pasien menemukan hal berikut: pasien kehilangan kesadaran lebih dari 5 menit, pasien mual, sakit kepala. Muntah atau kejang. Ini adalah gangguan komunikasi atau kesadaran.

Pak Ronny Setiawan menambahkan, “Jika ketiga gejala tersebut tidak muncul setelah kepala dipukul, maka yang terpenting saat memberikan pertolongan adalah menjaga korban tetap tenang dan berkomunikasi.

Pengobatan cedera kepala

Hambatan komunikasi sering terjadi setelah cedera kepala pada bayi atau anak. Perawatan segera mungkin diperlukan jika anak pingsan atau tidak dapat melihat dengan mata telanjang.

“Jika melihat situasi ini terjadi pada anak, sebaiknya orang tua segera membawanya ke rumah sakit. Perawatan darurat modern dilakukan dengan CT-Scan (hasil cepat), yang merupakan operasi penting untuk menentukan cara selanjutnya.” Dr. Dr. Ronny Setiawan Sp.BS., jadwalnya dapat dilihat melalui aplikasi My Siloam.

Beberapa keadaan dapat terjadi pasca cedera kepala berat, seperti pendarahan di bagian luar kepala, patah tulang/kerusakan tulang kepala, pendarahan di luar dan/atau di dalam selaput otak, serta tergigitnya otak. atau pendarahan dalam. Jaringan otak, dan banyak kondisi lainnya.

“Dengan kondisi ini (jika terdeteksi), perawatan terus menerus di rumah sakit untuk observasi dan jika dioperasi sangat penting,” kata Ronny. Cidera Kepala Pada Anak, Perlukah Langsung Dilarikan ke RS?

Perawatan medis pada anak pasca cedera kepala parah terjadi melalui beberapa tahap, antara lain stabilisasi kondisi anak, pemeriksaan laboratorium seperti pemeriksaan darah, dan CT scan kepala. Pada tahap ini, dr Ronny Setiawan mengatakan, jika terjadi pendarahan di kepala yang menekan otak, maka akan segera dilakukan tindakan operasi.

Namun bila jumlah perdarahannya sedikit, mungkin akan terus dipantau untuk mengantisipasi peningkatan jumlah perdarahan. Dalam penelitian disebutkan bahwa pendarahan di otak setelah pukulan di kepala dapat menyebabkan kondisi serius, bahkan kematian.

“Pasca operasi sangat mungkin memerlukan perawatan intensif dalam jangka waktu yang lama, tergantung kondisi pasien”, dr. Dr. Ronny Setiawan Sp.BS.